Arti Buku bagi Simiati Nurwakhidin

Biasanya pertemanan kalian yang paling lama, sudah berusia berapa tahun, Playmates? Pertemanan yang bukan hanya bertahan lama, tetapi juga selalu memberikan kenyamanan dan kehangatan. Sini, sini, saya punya kisah seperti itu, tentang Simiati Nurwakhidin dan arti buku baginya.

Perjalanan perihal mencintai buku tidak pernah singkat. Ia hampir selalu sama panjangnya dengan usia berada di bumi. Jenis cinta padanya bukan sesuatu yang tiba-tiba muncul di pertengahan kisah.

Awal mulanya berdekatan dengan permulaan kita ada di dunia. Tumbuh bersama, mengiringi setiap fase kehidupan.

Begitu pulalah, perjalanan Mia dengan buku. Buku merupakan bagian hidupnya. Orang tua merupakan sosok yang mengenal dia pada serunya dunia membaca, terutama sang ibu.

Tidak hanya menularkan kegemaran akan membaca, Ibu juga menghadirkan bacaan sebagai teman. Kala Mia duduk di bangku sekolah dasar, Ibu menghadiahi Bobo.

Saat sudah di sekolah menengah pertama, Gadis menjadi pemberian Ibu. Kemudian saat beranjak remaja, Mia mulai membaca novel. Wah, pengalaman membacanya ada yang samaan nggak, Playmates?

Arti Buku: Bagian Hidup

Arti buku bagi Simiati Nurwakhidin

Dalam perjalanannya bersama buku, Mia telah membaca lebih dari 100 judul dari berbagai genre. Setelah membaca, dia tidak lupa untuk menulis ulasannya.

Selain membaca demi kepentingan pribadi, Mia pun kerap mengikuti berbagai tantangan membaca. Di antaranya:

  • Menjadi anggota konsisten membaca di Komunitas Gerakan One Week One book : 2020 dan 2021
  • Lolos tantangan Reading Challenge ODOP 2022, 2023 dan 2024 yang diselenggarakan Komunitas One Day One Post

Membaca Buku, Lalu Menulis

Sudah menjadi hukum alam, setelah membuat kita keranjingan membaca, buku membuat kita berkeinginan untuk menulis.

Itulah kisah Mia dan penjelajahannya, bahkan Jelajah Mia merupakan nama blog tempatnya bisa menuangkan ide dan gagasan dalam bentuk tulisan.

Tidak sekadar tulisan, tetapi juga tempat Mia belajar. Tempat dia memulai kembali bagaimana menulis hingga menjadi sebuah cerita, kisah, artikel atau apa pun bentuknya.

Kebiasaan Mia untuk menulis secara konsisten terbentuk saat oprek di komunitas One Day One Post (ODOP). Kini Paling tidak dalam satu minggu terdapat satu tulisan terbaru yang membuat blognya tidak menjadi sarang laba-laba.

Secara kalimat alasan Mia memilih kata “Jelajah” adalah sebagai harapan bisa bepergian menjelajahi dunia yang luas melalui tulisan, yang bisa dia kerjakan di mana pun, kapan pun, dan dalam situasi apa pun.

Bergabung dengan Komunitas Buku

Tidak selamanya kita bisa berjalan sendiri, adakalanya kita butuh teman seperjalanan untuk saling menguatkan. Selain itu, kita bisa saling bercerita banyak tentang persamaan kegemaran.

Untuk memupuk kegemarannya itu, Mia bergabung dengan berbagai komunitas membaca. Di antara komunitas itu adalah:

  • Anggota Gerakan One Week One Book (2018 s.d sekarang)
  • Anggota Komunitas Tanos (2020 s.d sekarang)
  • Anggota Komunitas Buku Berjalan (2020 s.d sekarang)
  • Anggota Klub Baca Sanggar Caraka (2021 s.d sekarang)
  • Anggota Klub Setengah Tujuh (2024 s.d sekarang)

Penutup “Arti Buku bagi Simiati Nurwakhidin”

Buku adalah sekutu dalam senyap. Di mataku, setiap hurufnya bertaut dengan gemerlap, membawa semua perasaan hinggap. Setelah semua lengkap, tidak mungkin aku tidak terperangkap.

Mungkin begitulah isi hati para pencinta buku. Mia telah membuktikan bahwa kegemaran membaca bisa membawanya berpetualang ke berbagai penjuru dunia melalui jendelanya, memulai sesuatu yang baru yakni menulis, serta berkumpul bersama rekan-rekan yang memiliki kegemaran yang sama.

Bagi kalian sesama pencinta buku, apa arti buku dalam hidup kalian? Sharing di sini, yuk!

4 komentar untuk “Arti Buku bagi Simiati Nurwakhidin”

  1. Wah menarik sekaliii.. Kalau arti buku buat aku adalah jendela yang bisa membuatku melihat ke mana-mana, pintu mana saja yang bisa membuatku pergi ke mana pun.

  2. Suka banget sama kutipan di akhir, pemilihan katanya pas dan ngena di hati. Perjalanan bersama buku memang seringkali menjadi kebanggaan buat kita sendiri, aku pun sering antusias kalau ditanya soal buku.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top