Rumah Tanpa Jendela: Ketika Jendela Menjadi Simbol Harapan

Rumah Tanpa Jendela: Ketika Jendela Menjadi Simbol Harapan

Raffi Ahmad akan beradu acting dengan Yuni Shara dalam sebuah film drama musikal berjudul Rumah Tanpa Jendela. Sekitar tahun 2011 saat masih berkawan dengan acara-acara televisi, saya menyimak sebuah acara infotainment yang mengabarkan project terbaru dari dua nama sohor tersebut. Kala itu saya belum mengetahui bahwa Rumah Tanpa Jendela merupakan karya dari Asma Nadia. Tujuh … Baca Selengkapnya

Bukit Tegal Malaka Garut: Liburan yang Tak Diukur oleh Jarak

Bukit Tegal Malaka Garut, Liburan yang Tak Diukur oleh Jarak

Tanggal merah, kok, nggak libur? Meski bisik-bisik, saya masih bisa mendengar obrolan singkat dua bocah lelaki itu. Sekolah anak-anak memang berbeda dari yang lain. Tidak ada hari libur di tanggal merah selain 17 Agustus. Namun sebagai kompensasi, kami selalu libur lebih awal di setiap libur panjang. Seperti kali ini, saat sekolah lain masih berjibaku dengan … Baca Selengkapnya

Review Dilan ITB 1997: Cerita Lama, Sudut Pandang Baru

Review Dilan ITB 1997: Cerita Lama, Sudut Pandang Baru

Jangan lewatkan meet and greet Dilan ITB 1997 di Bioskop Kesayanganmu! Pengumuman tersebut memenuhi beranda media sosial saya. Ariel Noah dan Niken Anjani menyambangi bioskop di beberapa kota. Meski mereka tidak mampir ke Garut, saya tetap bersemangat untuk menulis review Dilan ITB 1997. Dilan ITB 1997 merupakan kisah Dilan yang saya tonton sebelum membaca novelnya. … Baca Selengkapnya

Enid Blyton Lima Sekawan: Memburu Kereta Api Hantu

Enid Blyton Lima Sekawan: Memburu Kereta Api Hantu

Koleksi terbaru! Buku ini dapat dibaca di perpustakaan Sebuah pesan masuk di grup kelas si cikal menarik perhatian saya. Bu wali kelas membagikan beberapa flyer yang menampilkan gambar tiga kelompok koleksi terbaru di perpustakaan sekolah. Saya takjub ternyata di antara koleksinya itu terdapat buku-buku Enid Blyton Lima Sekawan. Buku-buku tersebut tergabung dalam flyer pertama yang … Baca Selengkapnya

Ayah Andrea Hirata: Ketika Ayah Tak Harus Sedarah

Ayah Andrea Hirata: Ketika Ayah Tak Harus Sedarah

“Ke depannya kami menyarankan untuk memindahkan gerbong wanita dari depan dan belakang ke tengah.” Tak ayal pernyataan seorang mentri itu memicu gelombang reaksi. Di media sosial para lelaki memenuhi kolom komentar di konten-konten terkait pemberitaan tersebut. Saya tiba-tiba teringat pada novel Ayah Andrea Hirata. Tanpa mengurangi rasa empati pada keenam belas wanita tangguh yang menjadi … Baca Selengkapnya