Cara Menabung Emas Perhiasan Anti Merugi

Ngapain beli tas sama baju banyak-banyak. Yang seperti itu mah barang nyamuk.

9 Januari 2024 – Demikian seloroh Bapak pada suatu hari ketika ngobrol santai bersama keluarga. Kami memang kerap menghabiskan waktu untuk ngobrol banyak hal. Saat itu tahun 2013, saya masih cukup belia, single, dan punya penghasilan sendiri. Namun, saya belum terpikirkan cara menabung emas perhiasan.

Perkataan di atas memang tidak secara langsung Bapak tujukan pada saya. Itu adalah pandangan beliau secara umum. Menurutnya, perilaku impulsif dalam berbelanja barang-barang fashion itu tidak akan menguntungkan. Lebih baik sedikit demi sedikit membeli perhiasan emas.

Saya yang saat itu kerap membeli baju dan tas agak tersindir. Namun, saya sama sekali belum tertarik membeli perhiasan. Sekitar 10 tahun yang lalu sedang hits online shop-online shop fashion yang eksis di Blacberry Messenger (BBM). Saya lebih tertarik menghabiskan uang untuk itu.

Bapak melanjutkan, kayanya orang tua zaman dahulu cenderung lebih pintar menyimpang uang. Mereka membeli emas sedikit demi sedikit, misalnya satu gram per bulan. Ini cukup efektif untuk mengamankan dana. Sedangkan, kalau kita membeli baju tidak akan ada yang tersisa di kemudian hari.

Belum. Pikiran saya belum tergerak kali itu. Namun, kini saya menyadari kebenaran kata-kata Bapak. Andai ketika tiap gajian saya menyisihkan uang untuk membeli satu gram emas pasti ada cukup banyak dana yang terselamatkan.

Untuk baju-baju memang saya pakai dalam waktu cukup lama karena saya tidak mengalami perubahan berat badan terlalu signifikan. Namun, untuk tas, sepatu, dan jam tangan, ah, barang-barang itu hanya sesekali saya pakai mengingat modelnya agak formal. Sedang kini saya tidak bekerja.

Namanya juga penyesalan, ya, datangnya selalu di akhir. Penyesalan itu makin menggunung kalau otak secara otomatis menerka-nerka berapa uang yang sudah saya belanjakan. Namun, sudahlah, kita jadikan pelajaran saja ke depannya agar lebih bijak dalam mengelola uang.

Benarkah Membeli Emas Perhiasan Itu Menguntungkan?

Benarkah membeli emas perhiasan itu menguntungkan?

Sudah menjadi rahasia umum bahwa membeli emas itu bisa mengamankan dana. Namun, jika berbicara investasi umumnya emas batangan lebih unggul dari emas perhiasan. Mengapa saya katakan “umumnya”? Karena ternyata di beberapa daerah ada emas perhiasan yang dapat kita beli dengan mengikuti harga terbaru.

Di daerah saya, saat membeli perhiasan pihak toko membebankan biaya pembuatan pada pembeli. Namun, saat pembeli hendak menjual kembali, mereka melakukan potongan per gram atas perhiasan tersebut. Saat ini rata-rata Rp. 20.000 per gram. Silakan hitung kalau misal kita akan menjual emas 10 gr, berapa rupiah yang melayang padahal harga emas cenderung naik?

Kalau kita pikir-pikir rugi dua kali nggak, sih? Pas beli harus membayar lebih, eh pas menjual harus mengikhlaskan nominalnya berkurang. Hal ini berbeda dengan sistem jual kembali dari emas batangan yang memang sudah memiliki harga buyback yang jelas.

Jadi, benarkah membeli perhiasan emas itu menguntungkan? Jawabannya tergantung. Kalau kita bandingkan dengan membeli barang semacam tas dan pakaian, tentu perhiasan emas lebih menguntungkan. Lima tahun kemudian barang-barang itu kemungkinan menjadi sampah, tetapi dana pada emas relatif aman.

Cara Menabung Emas Perhiasan

4 Cara Menabung Emas Perhiasan

Semisal tetap ingin menabung dalam bentuk emas perhiasan karena bisa sekalian bergaya blink-blink juga. Perhatikan cara menabung emas perhiasan berikut, ya, Playmates, agar tidak merugi.

Pilih Toko Tepercaya

Hal pertama yang harus menjadi perhatian adalah toko tempat membeli emas. Pastikan toko tersebut mapan dan berpengalaman. Kita nggak mau kan berharap mengamankan dana pada emas, ternyata kualitas emasnya kurang bagus. Bukannya untung malah buntung.

Dari beberapa toko emas, cari tahu mana yang harganya lebih tinggi, biasanya toko tersebut yang menggunakan emas lebih bagus. Meskipun tidak selalu seperti itu, ini hanya salah satu indikator. Setelah membeli emas, jaga baik-baik bukti pembeliannya karena ada beberapa toko emas yang tidak menerima jual kembali bila tidak disertai surat emas tersebut.

Kenali Kadar Emas

Perbedaan paling kentara dari emas batangan dan perhiasan adalah kadarnya. Emas batangan memiliki kadar 24 karat, sedang emas perhiasan di kisaran 18 karat. Perhiasan dari emas jarang yang menggunakan 24 karat karena perhiasan harus dibentuk sedemikian rupa, sehingga emas harus dicampur mineral lain.

Lebih lanjut, orang-orang secara umum sudah tahu bahwa emas perhiasan itu ada emas tua dan emas muda. Yang dimaksud perhiasan emas tua adalah emas yang memiliki kadar 18 karat. Sedang, emas muda memiliki kadar di bawah itu dan memliki harga hampir setengah dari harga emas tua. Untuk menabung, sebaiknya pilihlah emas tua.

Perhatikan Lokasi

Saya sharing perihal emas berdasarkan pengalaman pribadi. Namun, di postingan sebelumnya ada seorang rekan yang berkomentar bahwa di daerahnya emas perhiasan diperlakukan sama dengan emas batangan.

Dia membeli emas dengan harga Rp. 400.000 per gram dan menjualnya saat harga Rp. 800.000 per gram. Saya tidak tahu di daerah lain bagaimana, tetapi di daerah saya tidak seperti itu. Jadi, kalau ingin benar-benar untung dari emas perhiasan baiknya survey lokasi di mana saja hal itu berlaku.

Menjual pada Perorangan

Cara menabung emas perhiasan yang menguntungkan dari saya adalah menjualnya kepada perorangan. Di sekitar toko emas kerap ditemukan orang-orang yang berseru “Ical emas, ical emas”. “Ical” dalam bahas Indonesia berarti “beli”. Orang tersebut menawarkan diri untuk membeli emas kita.

Kabarnya, mereka akan membeli emas dengan harga emas sekarang. Itu artinya harga yang ditawarkan lebih baik dari harga yang toko bayarkan. Seperti yang sudah saya sebutkan di atas, di kota saya pihak toko membeli emas sesuai harga yang tertera di bukti pembelian, lalu dipotong sekian rupiah tiap gramnya.

Akan tetapi, seumur-umur saya belum pernah melihat ada orang yang menghampiri para pembeli emas perorangan itu. Kalau tidak ada peminat, tidak mungkin karena sampai kini mereka masih eksis. Seandainya tidak ada yang minat pasti mereka tidak akan lagi eksis..

Kata ibu saya menjual ke mereka itu berisiko karena faktor keamanannya kurang. Namun, ada orang tua seorang teman yang memberikan tips. Beliau mendapat untung yang cukup besar dari menjual emas ke pembeli perorangan itu. Kuncinya transaksi dilakukan di rumah dan kenal dengan pembeli tersebut.

Penutup

Dalam melakukan sesuatu sudah seharusnya kita bersikap waspada. Meskipun hal tersebut  sudah membentuk suatu pendapat umum yang diamnini banyak orang. Misalnya dalam menabung emas perhiasan. Pertimbangkanlah baik buruknya meskipun katanya membeli emas itu menguntungkan.

Jika sekadar mengamankan dana, membeli perhiasan emas bisa menjadi solusi. Namun, agar lebih menguntungkan, kalian bisa mempertimbangkan cara menabung emas perhiasan versi saya. Cara tersebut adalah pilih toko tepercaya, kenali kadar emas, perhatikan lokasi, dan menjual pada perorangan. Semoga tips sederhana ini bermanfaat, Playmates.

Tinggalkan komentar