Sewa Apartemen Singapore: Memahami Short-Term Regulations in Singapore Secara Ringkas

Pertama pindah ke Indonesia, tuh, enak banget – bisa buang sampah sembarangan.

Masih jelas dalam ingatan ketika seorang aktor muda yang hits di tahun 2000-an membagikan pengalamannya saat tidak lagi menetap di Singapore. Ia memang mengatakannya sambil bercanda. Namun, kalau kita memandangnya dari sisi refleksi, pernyataannya menyisakan PR besar bagi negara kita, yang tidak seperti Negara Singa yang sudah jauh lebih tertata. Bukan hanya soal sampah, aturan mengenai hunian pun sangat ketat – termasuk urusan sewa apartemen Singapore.

Banyak yang berkilah bahwa membandingkan Indonesia dan Singapore itu tidak apple to apple. Dari segi luas negara saja sudah tidak sebanding. Di sini, negara tetangga itu bahkan tampak seperti salah satu kota.

Akan tetapi, untuk menuju Indonesia Emas, kita tetap perlu berbesar hati mengambil pelajaran dari siapa saja yang lebih maju dalam bidang tertentu. Dalam konteks ini, kita bisa menelaah bagaimana Singapore membangun regulasi perizinan hunian sehingga tata kotanya jauh lebih rapi.

Singapore memiliki badan pemerintah bernama Urban Redevelovement Authority (URA), lembaga yang mengatur tata kota, perencanaan ruang, dan pengawasan penggunaan lahan. Di Indonesia sebenarnya ada fungsi-fungsi pemerintahan yang serupa, tetapi penerapannya tidak seketat dan seterpusat URA.

Karena itu, bagi kalian yang berencana sewa apartemen Singapore, penting untuk memahami short-term rental regulations in Singapore terlebih dahulu. Bukan hanya untuk kenyamanan, tetapi juga agar kita terhindar dari melanggar hukum setempat akibat ketidaktahuan.

Mengenal Aturan Short-Term Rental di Singapore

Mengenal Aturan Short-Term Rental di Singapore
sumber gambar: blog.cove.sg

Di mana bumi dipijak, di sana langit dijunjung.

Pepatah di atas mengajarkan kita untuk menghormati aturan yang berlaku di suatu tempat. Karena memilih berkunjung ke Singapore, hukum di sanalah yang mesti kita taati.

Untuk kunjungan liburan yang hanya satu hingga tujuh hari, hotel umumnya menjadi pilihan. Namun, saat kita ke luar negeri untuk keperluan tertentu – misalnya pekerjaan atau studi singkat selama beberapa bulan – hotel bukan lagi hunian yang tepat. Tagihan sewanya bisa membengkak.

Masalahnya, regulasi sewa jangka pendek di Singapore tidak bisa sembarang. Jika tidak berhati-hati, kita bisa terjebak dalam sewa ilegal. Karena itu, memahami short-term rental regulations di sana sangat penting.
Secara umum sewa jangka pendek di Singapore bisa legal, tetapi, sangat bergantung pada jenis huniannya.

Untuk hunian pribadi seperti kondominium atau rumah tapak, minimal masa sewa adalah tiga bulan. Kurang dari itu dianggap tidak legal. Aturan ini diterapkan sebagai bentuk pengawasan agar properti residensial tidak berubah fungsi menjadi hotel liar.

Untuk masa tinggal lebih panjang – di atas enam bulan – kita bisa tinggal di Housing and Development Board (HBD) flats. HBD flats merupakan apartemen publik yang dibangun pemerintah Singapore. Aturan HDB menetapkan bahwa masa sewa minimal enam bulan. Karena itu, menyewa HDB untuk durasi kurang dari enam bulan termasuk pelanggaran.

Sampai tahap ini, pola aturannya menjadi jelas:

  • Untuk tinggal beberapa hari -> hotel lebih cocok
  • Untuk tinggal minimal tiga bulan -> hunian pribadi bisa disewa secara legal
  • Untuk tinggal minimal enam bulan -> HDB dapat menjadi pilihan, dengan syarat tertentu.

Lantas, bagaimana jika kita perlu tinggal di Singapore lebih dari seminggu, tetapi kurang dari tiga bulan?

Don’t worry, be happy, di Singapore terdapat serviced apartment, yang bisa disewa untuk sewa jangka pendek dan bersifat legal. Properti jenis ini biasanya dikelola oleh perusaan berlisensi sehingga operasionalnya mengikuti aturan komersial – bukan aturan hunian pribadi – dan karena itu boleh disewakan harian maupun bulanan.

Sewa Apartemen Singapore

Harga dan fasilitas serviced aparment
sumber gambar: blog.cove.sg

Serviced apartment menjadi opsi paling aman saat kita hendak sewa apartemen Singapore. Secara durasi, kita tidak akan terjebak dalam pelanggaran hukum, suasananya pun lebih homey daripada hotel.

Tidak ada aturan terikat seperti minimal tiga atau enam bulan. Pilihan ini cocok untuk wisatawan, pekerja remote dan short trip, juga keluarga yang menginginkan nuansa liburan lebih nyaman seperti di rumah sendiri.

Selain itu, serviced apartment biasanya terletak di lokasi yang strategis. Tinggal di sana membuat kalian lebih mudah menjangkau transportasi umum, pusat perbelanjaan, tempat wisata, maupun kawasan perkantoran.

Perkiraan Harga Sewa Serviced Apartment di Singapore

Ada harga, ada kualitas.

Semua pasti sepakat dengan kalimat tersebut. Logisnya, kita harus merogoh kocek lebih dalam untuk tempat tinggal yang sangat nyaman. Sebaliknya, kalau ingin hemat, berati kita pun harus siap dengan fasilitas seadanya.

Berangkat dari sana, harga sewa apartemen Singapore pun bervariasi, tergantung pada lokasi, tingkat kemewahan, dan fasilitasnya. Sebagai gambaran, berikut perkiraan harga sewanya:

  • Kamar Budget/Co-living (Budget/Co-living room): $1,500–$2,500, cocok untuk pelajar, anak magang, dan pelancong solo.
  • Tipe Menengah – Studio atau Master Room (Mid-Range: Studio / Master): $2,500–$4,000, cocok untuk pekerja remote dan profesional muda.
  • Unit Mewah–Satu Unit Penuh (Luxury Whole Unit): $4,000+, cocok untuk keluarga dan eksekutif ekspatriat.

Harga di atas bisa lebih murah kalau kalian booking untuk tiga bulan sekaligus, alih-alih memperpanjang sewa setiap bulan. Sudah menentukan akan mengambil tipe yang mana, Playmates?

Fasilitas yang Ditawarkan Serviced Apartment di Singapore

Serviced apartment merupakan hunian yang menggabungkan fleksibilitas dan kenyamanan. Berikut fasilitas yang umumnya mereka tawarkan:

  • Sewa Fleksibel (Flexible Leases): Durasi sewa bisa mulai dari enam malam.
  • Unit Ber-furniture lengkap (Fully Furnished): Semua perabot sudah tersedia, tinggal bawa koper.
  • Tagihal All-in (All-Inclusive): Listrik, air, Wi-Fi, dan layanan dasar lainnya sudah termasuk dalam satu tagihan.

Liburan akhir tahun sudah di depan mata. Saatnya kalian berkemas dan menikmati fasilitas hunian nyaman di Singapore.

Penutup

Memahami short-term rental regulations in Singapore memudahkan kita memilih hunian yang aman, legal, dan sesuai kebutuhan. Dengan mengenali perbedaannya – mulai dari hunian pribadi, HDB flats, sampai serviced apartment – kita jadi bisa menyusun rencana perjalanan dengan lebih matang tanpa khawatir melanggar regulasi setempat.

Bagi kalian yang mengidamkan tempat tinggal nyaman untuk durasi singkat, serviced apartment menjadi pilihan terbaik. Hunian jenis ini menawarkan fleksibilitas, kenyamanan, serta fasilitas lengkap. Untuk mendapatkan pengalaman terbaik, pastikan memilih layanan short-time rental dari penyedia tepercaya.

Apa pun tujuan kalian – liburan, pekerjaan, atau sekadar short break – sewa apartemen Singapore bisa jadi pilihan hunian paling fleksibel. Selamat merencanakan perjalanan kalian sendiri, Playmates.

Referensi: https://blog.cove.sg/short-term-rental-in-singapore/

4 pemikiran pada “Sewa Apartemen Singapore: Memahami Short-Term Regulations in Singapore Secara Ringkas”

  1. Menohok sekali dengan kalimat pembukanya. Walaupun becanda, tapi sarkas nya terasa dan sejatinya jadi bahan evaluasi bersama untuk bangsa kita untuk terus memperbaiki diri, termasuk dalam penanganan sampah.

    Singapura walaupun negeri kecil kita akui memang lebih terdepan dalam beberapa hal, termasuk dalam tata kelola ruang seperti kebersihan dan pemukiman. Makanya kita memang harus tahu betul dengan kebijakan di sana jika akan berkunjung, termasuk jika akan menyewa apartemen

    Balas
  2. Dalam beberapa hal SIngapura memang lebih unggul sih, termasuk aturan yang jelas tentang tempat tinggal. Setidaknya sebelum menyewa apartemen sudah mengetahui aturan yang benar seperti apa agar tidak melanggar hukum. Secara di negara lain ya harus mengikuti aturan di negara tersebut

    Balas
  3. Biaya sewa rumah atau flat merupakan salah satu pengeluaran terbesar di Singapore. Makanya gajinya besar wkwk. Aku pernah disewain condo dari perusahaan sih, untuk seminggu emang biayanya lebih kurang seperti info disini. Apalagi aku dipilihin di dekat mall biar akses mudah. Yaaah..kalau dipikir, lebih murah daripada milih nginep di hotel.

    Balas
  4. Ya ampun, gini amat yaa kebiasaan yang buruk di Indo jadi kebahagiaan tersendiri untuk orang lain walau cuma sesaat wkwkwkw meskipun itu sarkas yaa haha.
    aku belum kepikiran kalau ke SGP sewa apart gitu hihi, soalnya mikirnya pasti sewa hotel ajaa gitu hahaha

    Balas

Tinggalkan komentar