Review Suka-suka Novel Rapijali 1 (Mencari)

Judul : RAPIJALI 1 (Mencari)
Penulis : Dee Lestari
Tebal: 352 Halaman
Penerbit : Bentang
Cetakan Pertama, Februari 2021

***

BLURB:
Ping merasa telah memiliki segala yang ia butuhkan. Dunianya yang damai di Pantai Batu Karas, rumahnya yang penuh alat musik di tepi Sungai Cijulang, seorang sahabat terbaik, serta kakek yang menyayanginya. Namun, diam-diam Ping menyimpan kegelisahan tentang masa depannya yang buram. Bakat musiknya yang istimewa tidak memiliki wadah, dan ia tidak berani bercita-cita.

Hidup Ping jungkir balik ketika ia harus pindah ke Jakarta dan tinggal bersama keluarga calon gubernur. Ping mesti menghadapi sekolah baru, kawan-kawan baru, dan tangtangan baru. Mungkinkah ia menemukan apa yang hilang selama ini? Dan, apakaj Ping siap dengan yang ia temukan? Bahwa, hidupnya ternyata tidak sesederhana yang ia duga.

***

Lovinka, seorang gadis yatim piatu yang biasa disapa Ping, tinggal di Batu Karas-Pangandaran bersama kakeknya, Aki Yuda, yang mantan anggota sebuah band cukup terkenal.

Dia merasa hidupnya sempurna, meskipun salah satu anggota band kakeknya yang sekarang mengatakan bahwa dia adalah anak yang paling sial. Bukan tanpa alasan Toto mengatakan itu. Ping lahir di Batu Karas malah jadi anak band. Mentok di Pangandaran sama kakek-kakek.

Keadaan Ping berbeda 180 derajat dengan Oding Mulyana, satu-satunya sahabat yang dia miliki. Pemuda yang merupakan anak dari pemilik rumah makan besar di Pangandaran ini adalah seorang surfer. Hal ini yang menjadi alasan dia dianggap anak paling beruntung, ibaratnya, main-main di halaman rumah, bisa langsung mendunia.

Keluarga Ping dan Oding sudah seperti saudara. Ibu Odinglah yang membantu Aki merawat Ping saat bayi. Bahkan, hotel kecil milik Aki dikelola oleh ayah Oding.

Kehidupan Ping tiba-tiba berubah saat Aki Yuda meninggal karena kanker. Keadaan gadis itu semakin tidak menguntungkan saat dia terpaksa meninggalkan Batu Karas. Ternyata Aki telah mewasiatkan hak asuh Ping pada seorang lelaki kota yang tidak dikenal, Guntur Putra Sasmita, yang juga merupakan seorang calon gubernur Jakarta.

Tidak lama setelah pemakaman Aki Yuda, Ping dijemput Dahlia, tangan kanan Guntur, untuk pindah ke Jakarta. Keluarga Oding sangat kecewa dengan wasiat Aki Yuda itu, mereka merasa terkhianati karena Ping dititipkan pada orang asing.

Mereka tak tahu bahwa alasan Aki memercayakan cucu kesayangannya pada Guntur adalah karena pejabat itu memang satu-satunya keluarga Ping yang tersisa.

Atas saran Dahlia, Guntur mendaftarkan gadis itu sebagai anak asuhnya. Pemilihan gubernur Jakarta sebentar lagi berlangsung, masa lalu Guntur yang memiliki anak dari perempuan yang bukan istrinya itu bisa menjadi skandal besar jika hal itu sampai bocor. Pihak lawan pasti menggoreng isu itu untuk mejatuhkan reputasi Guntur di mata masyarakat.

Sarnita dan Ardi, istri dan Anak Guntur, menyambut Ping dengan dingin dan acuh. Hal ini semakin membuat gadis itu berada di planet lain yang jauh dari planet yang selama ini dia diami.

Ping pindah ke sekolah yang sama dengan Ardi, Pradipa Bangsa. Sebuah sekolah swasta yang elite. Di sanalah kemudian dia bertemu kawan-kawan baru yang nantinya jadi teman satu band-nya.

Yang pertama adalah Inggil. Pemuda pintar asal Jogja. Sama halnya seperti Ping, dia penerima beasiswa subsidi silang di Pradipa Bangsa. Ayahnya seorang penjahit dan mereka hanya tinggal berdua di Jakarta. Pemuda pendiam itu merupakan teman sebangku Ping. Di band, dia memainkan alat musik gitar.

Yang kedua, Rakai. Dia merupakan anak guru pelajaran seni di Pradipa Bangsa. Darah seni mengalir deras dalam tubuhnya. Sang ayah juga merupakan anggota band terkenal pada masanya.

Yang ketiga Butho. Pemuda berbadan besar itu kerap berkata blak-blakan, malah cenderung sembarangan. Namun, dia merupakan sosok teman yang setia kawan.

Kemudian yang paling cantik ada Jemima. Dia merupakan keponakan Dahlia. Gadis paling pintar dan populer di Pradipa Bangsa.

Yang terakhir adalah seorang pengamen jalanan bernama Lodeh. Pemuda yang hampir seumuran Ping dan teman-temannya, tetapi telah menikah dan mempunyai anak. Dia asli betawi.

Ping yang mempunyai kemampuan perfect pitch memegang keyboard di band itu. Dia juga berperan sebagai backing vocal.

Mereka membentuk band untuk mengikuti sebuah kompetisi band antar sekolah. Namun, di tengah jalan mereka memutuskan untuk mengikuti event yang lebih besar.

Rintangan pertama yang mereka hadapi adalah perihal tempat latihan. Karena ada personel yang bukan siswa Pradipa Bangsa, mereka tidak diizinkan lagi menggunakan ruangan musik di sekolah untuk latihan.

Di saat Ping sedang giat berlatih untuk event band-nya dan Guntur disibukkan kampanyenya, Ardi menemukan kenyataan bahwa dia dan Ping bersaudara. Inilah alasan mereka memiliki nama yang mirip, Lovinka dan Lovardi.

Bagaimanakah reaksi Ardi terhadap hal itu? Apakah bocornya rahasia tersebut akan berpengaruh pada kampanye Guntur? Bagaimana pula kesolidan band  Ping yang dinamai Rapijali itu ketika dihadapkan pada cinta segitiga tipis-tipis yang mulai tampak antara Ping, Rakai, dan Jemi. Jawabannya ada di Rapijali 2 🥰

***
Novel ini merupakan novel Dee yang paling membuat saya tidak pusing, selain Perahu Kertas. Kalau tidak salah ingat, saya sudah membaca semua karya fiksi Dee dan semuanya sukses membuat kepala saya sakit 🤭

Cerita ini wajar layaknya kehidupan sehari-hari, tidak ada kekuatan supranatural dan makhluk asing, atau pun istilah ilmiah yang sukar dimengerti dan diingat seperti kebanyakan tulisan Dee sebelumnya. Sehingga tidak mengherankan saya bisa menamatkan membaca novel ini dalam waktu relatif singkat.

Kabarnya, kelanjutan novel ini mulai open PO di bulan Juli 2021. Saya sudah tidak sabar untuk melanjutkan petualangan di planet Ping ini 😍