Compact Size Big Possibilities, Momblogger Tetap Produktif Menulis Bersama ASUS Zenfone 9

Blog ini sepertinya sudah dimonetisasi, tetapi masih perlu peningkatan pada kualitas gambar.

Begitulah kurang lebih saran yang disampaikan oleh Mbak Widyanti Yuliandari. Kala itu, saya menjadi salah satu anggota di obrolan grup tentang blogging dari dasar. Penyelenggaranya adalah sebuah komunitas menulis yang diketuai Mbak Wid.

Komentar itu meski singkat merupakan sesuatu yang langka dan berharga. Mbak Wid mengatakan beliau sedang senggang sehingga mempunyai waktu untuk berkunjung ke beberapa blog milik peserta.

Dengan jam terbang Mbak Widya di dunia blogging, tentu merupakan keistimewaan bisa mendapatkan kritik dan saran dari beliau yang sudah pasti membangun. Jadi, saya tidak menyia-nyiakan kesempatan itu. Siapa cepat nge-list, dia dapat.

Alhamdulillah blog saya menjadi salah satu dari sedikit blog yang berkesempatan dikomentari Mbak Wid. Meskipun sebenarnya deg-degan karena menyadari tulisan saya masih banyak kekurangan di sana-sini.

Akan tetapi, saya agak surprised saat mengetahui ternyata saran Mbak Wid itu lebih ke peningkatan kualitas gambar. Tadinya saya pikir akan lebih membahas ke sisi tulisannya. Mungkin aspek gambar di blog saya lebih nyerempet red flag jadi harus segera ada perbaikan.

Dari sanalah saya jadi lebih menyadari bahwa blogging itu bukan hanya tentang tulisan, tetapi juga ada aspek pendukung yang tidak bisa disepelekan. Dengan gambar yang menarik, tulisan kita pun akan mendapat nilai plus yang tidak main-main.

Related:

Fortune Indonesia: Media Bisnis Tepercaya yang Menjawab Tantangan Zaman

Meningkatkan Kualitas Parenting bersama POPAC 2021

Kampanye #kejuaslicheck: Edukasi dari Kraft agar Ibu Cermat dalam Memilih Keju

Kraft Crolette: Sajian simple bernutrisi dan menggugah selera yang menyelamatkan ibu dari mati gaya saat menyiapkan sahur

1. Momblogger Is My Passion

Momblogger tetap produktif menulis bersama ASUS Zenfone 9

Akhir-akhir ini saya mem-branding diri di media sosial sebagai momblogger. Saya menyadari masih memiliki banyak kekurangan, tetapi personal branding bukan hanya milik para master, kan? Para pemula pun harus mulai membangun fondasi literasi yang kuat, salah satunya dengan memberikan awareness pada orang lain bahwa kita itu seorang penulis.

Pada awalnya saya seorang ibu rumah tangga yang tidak memiliki rutinitas lain selain mengurus keluarga. Sampai pada suatu ketika seorang teman mengajak untuk bergabung dengan sebuah komunitas menulis pada tahun 2020.

Mulanya tentu ragu apa saya bisa atau tidak, tetapi seiring berjalannya waktu saya bahagia bisa memiliki karya. Mungkin karya saya belum pada tahap bagus menurut orang lain. Namun, bagi saya segala proses dan hasil menulis itu adalah sebuah aktualisasi diri.

Sekitar akhir 2021, saya lebih sering menulis artikel daripada cerita fiksi. Saya masih minat pada cerpen dan novel, tetapi untuk saat ini saya lebih memilih untuk menjajal dunia blogging. Meskipun menjadi momblogger menjadi passion saya bukan berarti semua berjalan mulus.

Saya belajar menulis dalam keterbatasan, baik waktu maupun perangkat. Saya mempunyai dua anak, yang pertama berusia enam tahun dan yang kedua tiga tahun. Keduanya jarang tidur siang dan malam pun biasa tidur sekitar pukul 10. Sehingga saya sulit mengalokasikan waktu khusus untuk menulis. Seringnya saya mencuri-curi waktu, sehingga jarang bisa menulis satu artikel dalam sekali duduk.

Perihal perangkat, dari zaman saya punya buku solo dan antologi, semuanya hasil menulis di ponsel. Sampai kini blogging pun masih menggunakan ponsel. Pernah sekali waktu mencoba menulis di laptop milik adik, hal ini malah menarik perhatian anak-anak sehingga saya malah tidak bisa menulis apa-apa.

Saran Mbak Widya untuk lebih memperhatikan kualitas gambar terus mengusik. Harus mulai hunting, nih, ponsel seperti apa yang menunjang untuk blogging. Menilik sarannya, sih, berarti harus ponsel yang memiliki kualitas kamera mumpuni. Sedang kalau dari sisi kebutuhan saya yang merupakan emak rempong, ponsel tersebut harus ringkas, sehingga bisa digunakan saat ide tiba-tiba muncul atau anak lagi anteng.

2. ASUS Zenfone 9: Ultra-compact, Ultra-stylish, Ultra-speedy

ASUS Zenfone 9: ultra-compact, ultra-stylish, ultra-speedy menjadikan momblogger tetap produktif menulis

ASUS Zenfone 9 resmi rilis di Indonesia pada tanggal 17 November 2022. Saya sengaja menghadiri launching-nya secara online, saking penasaran akan keunggulannya. Selain itu, kepo juga pada harganya yang akan diumumkan saat acara berlangsung.

Di tengah gempuran ponsel pintar dengan layar besar, ASUS hadir dengan layar 5,9 inchi. Ukuran ini pas dengan ukuran tangan dan saku pada umumnya. Antarmuka ASUS ZenUI 9 (Android™12) sudah dioptimalkan untuk penggunaan satu tangan. Termasuk penggunaan ASUS ZenTouch, yaitu tombol power multifungsi yang menggabungkan sensor sidik jari untuk unlock yang lebih mudah dan penggunaan gesture control yang lebih nyaman.

Generasi terbaru Zenfone 9 di-redesign untuk menghasilkan tampilan yang premium dan berkelas, termasuk penggunaan high-grip texture yang memberikan kesan kokoh serta sertifikasi IP68 yang membuatnya tangguh. Begitu juga performanya, sangat bisa diandalkan karena Zenfone 9 ditunjang oleh prosesor premium Snapdragon® 8+ Gen 1 Mobile Platform dan baterai 4300 mAh untuk penggunaan yang lebih lama.

Related:

Review IDN Live di IDN App: Mewujudkan Cita-cita Menjadi Seorang Content Creator bersama IDN Live Streamer Fund

Mensyukuri Nikmat Sehat Bersamaan dengan Oreo 110th Birthday Celebration

Kraft Quick Melt Menjadikan Quality Time Makin Bermakna

Inner Strength Buskuat Academy 2022 Membantu Membangun Karakter

3. Keunggulan ASUS Zenfone 9 

ASUS Zenfone 9 memberikan sebuah gebrakan yang tidak biasa. Di saat smartphone di pasaran berlomba-lomba memperbesar layar sehingga ada asumsi semakin besar layar semakin bagus. ASUS Zenfone 9 menawarkan berjuta kemungkinan dengan ukuran ringkas, compact size big possibilities.

Berikut beberapa keunggulan ASUS Zenfone 9 yang akan membuat para momblogger jatuh hati dan menginginkan ponsel pintar ini menjadi sahabat ketika flash blogging:

3.1 Kamera Mumpuni

Kombinasi mumpuni antara kamera depan dan belakang ASUS Zenfone 9 membuat pengguna bisa melakukan perekaman foto dan video dalam mode pro. pengguna akan memiliki lebih banyak pilihan kustomisasi dan setup untuk menghasilkan foto maupun video yang diinginkan.

Formasi kamera depan dan belakang itu memiliki kualitas pro dari Soni. Di belakang ada kamera utama 50MP ultra-wide angle dari SONY IMX766 yang diperkuat teknologi 6-axis Hybrid Gimbal Stabilizer dan Autofocus untuk pengambilan gambar yang lebih stabil dan bebas guncangan.

Kamera ini mampu merekam video 8K/24fps dengan OIS/EIS. Kamera ini juga mampu merekam foto 16MP dengan light sensitivity yang lebih tinggi menggunakan filter warna Quad Bayer dan perekaman hingga 50MP pada kondisi terang.

Lalu kamera kedua 12MP ultra-wide dengan sensor SONY IMX363 yang mendukung fotografi makro dan disertai fitur autofocus. Kamera ini mampu merekam video 4K/60fps dengan EIS dan koreksi distorsi yang real-time. Kamera ini juga mampu merekam foto makro dengan fokus sampai jarak 4cm.

Saya terbiasa memotret atau merekam hal menarik yang saya temui di mana pun. Foto dan video tersebut layaknya harta karun yang suatu saat bisa dijadikan bahan tulisan. Dengan ASUS Zenfone 9 tentunya akan lebih banyak momen yang terabadikan dengan kualitas yang jauh lebih baik dari sebelumnya.

Teknologi 6-axis Hybrid Gimbal Stabilizer dan autofocus-nya pun pasti sangat bermanfaat saat harus mengambil gambar dengan cepat. Kalau emak-emak, sih, biasanya harus sat set sat set kalau anak-anak sedang rewel. Gambar berkualitasnya dapat, anak-anak pun bisa segera diatasi.

Kamera ASUS Zenfone 9 ini sudah diuji coba oleh para fotografer profesional. Hasil jepretan mereka diperlihatkan di acara launching tanggal 17 November 2022 lalu. Saya takjub kamera smartphone ini mampu menangkap gambar bangunan-bangunan tinggi saat malam hari dengan sempurna.

3.2 Desain Ringkas

ASUS Zenfone 9: Compact size, big possibilities

Zenfone 9 memberikan pengguna kemampuan untuk melakukan kontrol yang cepat dan mudah, bahkan hanya dengan satu tangan. ASUS merancang ponsel ini dengan layar 5,9 inci dengan panjang kurang dari 14,8cm dan lebar kurang dari 7 cm sehingga bisa digenggam satu tangan dan muat di saku.

Momblogger bisa membawa smartphone ini ke mana pun karena muat di ukuran saku standar. Saat ide tulisan berseliweran, kita bisa langsung mencatatnya di ponsel ini. Ide itu liar. Kalau telat menagkapnya melalui tulisan, kemungkinan besar ide itu tergerus lupa. Dengan ASUS Zenfone 9 tentunya akan lebih banyak ide yang terselamatkan.

Zenfone 9 baru ini dirancang dengan empat pilihan warna baru: yaitu MoonLight White, Sunset Red, Starry Blue, dan Midnight Black, dengan tekstur permukaan yang tidak hanya terlihat indah tapi juga membuat ponsel ini lebih kukuh digenggam.

Related:

#SuamiIstriMasak Merekatkan yang Retak dengan yang Enak

IDN App Menjadikan Aplikasi Baca Berita dan Social Media Bersenyawa

Pustaka Anak Bangsa, Wahana Eko Cahyono dalam Membawa Pelita Bagi si Buta Aksara

3.3 Audio Impresif

Dual speaker pada Zenfone 9 dilapisi Dbass foam ball untuk memberikan kedalaman suara ekstra. Tiap speaker sudah diperkuat Qualcomm Aqstic WSA8835 amp yang powerful. Dari pengujian, Zenfone 9 mampu memproduksi bass 50% lebih besar dibandingkan kompetitor.

Untuk memaksimalkan speaker di tubuh smartphone yang ramping, ASUS bekerjasama dengan pakar sound dari Swedia di Dirac Research. Melanjutkan kerjasama sejak project ROG Phone 3, para pakar sound di Dirac menggunakan Dirac HD Sound Technologies untuk melakukan koreksi pada impulse dan frequency response, peningkatan bass dan volume, sehingga menghasilkan sound yang lebih kuat, bass yang lebih terasa, dan bebas distorsi.

Si bungsu kini sudah agak besar sehingga saya sudah mulai bisa mengikuti sharing online melalui zoom. Meskipun begitu, suasana gaduh belum bisa dihindari. Suara jernih dari ASUS Zenfone 9 bisa banget mengatasinya.

3.4 Performa Powerful

Saya sempat mendengar ASUS Zenfone itu cepat panas, tetapi itu sudah lama sekali, yakni si generasi kedua. Sekarang sudah sampai di Zenfone 9 tentunya telah banyak inovasi yang dihadirkan. Zenfone 9 diperkuat prosesor flagship Snapdragon® 8+ Gen 1 Mobile Platform untuk menghadirkan performa yang lebih smooth dan responsif.

Walau performanya galak, ponsel ini tetap adem berkat teknologi cooling system yang sudah diperbarui dengan vapor chamber berteknologi tinggi dan fitur penyebaran panas, sehingga memungkinkannya menghasilkan performa tinggi tanpa kenaikan suhu berlebihan.

Ponsel ini sudah mendukung konektivitas Wi-Fi paling ngebut Wi-Fi 6E untuk menghasilkan konektivitas yang lebih stabil, lebih cepat, bahkan pada kondisi crowded. Performa terbaik tentu harus didukung baterai yang mumpuni untuk penggunaan yang lebih memuaskan.

Zenfone 9 sudah menggunakan baterai berkapasitas 4300mAh, lebih besar dibandingkan pada Zenfone 8, untuk penggunaan seharian lebih. Dan untuk gaming, tak tanggung-tanggung, Zenfone 9 sudah dibekali aplikasi Game Genie untuk meningkatkan gaming experience di ponsel ini.

3.5 Layar Tercepat

Pengguna mendapatkan benefit dari layar Zenfone 9, yakni kecepatan responnya yang tinggi untuk pengalaman menikmati berbagai konten dengan visual yang lancar dan mulus. Ponsel ini sudah diperkuat refresh rate 120Hz yang ultra-smooth, touch-sampling rate 240Hz, dan response time hanya 1ms. 

Layar pada Zenfone 9 juga sudah menggunakan format 20:9 untuk keseimbangan yang lebih baik antara aktivitas menikmati konten-konten video maupun melakukan browsing Internet dan gaming.

Berkas multimedia, teks, maupun game, dalam format high resolution, akan tampak luar biasa di layar ini berkat diamond PenTile subpixel matrix dengan resolusi FHD+ (2400×1080) yang bisa memberikan densitas piksel sampai 445 ppi.

4. Harga dan Ketersediaan

Launching ASUS Zenfone 9, 17 November 2022

Zenfone 9 hadir secara resmi di Indonesia dengan tiga varian kapasitas dan empat pilihan warna, berikut rinciannya:

  • Zenfone 9 dengan kapasitas penyimpanan 6GB/128GB bisa didapatkan dengan harga Rp7.999.000 dalam empat warna pilihan; Midnight Black, Moonlight White, Sunset Red, dan Starry Blue.
  • Zenfone 9 dengan kapasitas penyimpanan 8GB/256GB bisa didapatkan dengan harga Rp9.999.000 dalam dua pilihan warna; Midnight Black dan Moonlight White.
  • Zenfone 9 dengan kapasitas penyimpanan 16GB/256GB bisa didapat dengan harga Rp11.999.00 dalam satu warna, Midnight Black.

Buat yang mau beli, kalian bisa mendapatkan Zenfone 9 melalui partner dan channel pembelian resmi produk ASUS, antara lain: Erafone, Tokopedia, ASUS Exclusive Store, dan ASUS Online Store.

5. Penutup

Kegiatan blogging memang hampir identik dengan laptop. Namun, ada sebagian bloger yang lebih memilih menulis artikel di ponsel atau biasa disebut flash blogging. Saya pun untuk saat ini lebih nyaman berkegiatan literasi melalui smartphone.

Perangkat yang sekarang digunakan, dalam keterbatasannya, telah membersamai saya dalam menulis dua buku solo dan delapan antologi bersama. Juga menemani saya dalam menjajal rimba blogging.

Akan tetapi, tidak dapat dimungkiri peningkatan kualitas ponsel pasti berdampak pada kualitas blog. Terutama dari aspek gambar atau infografis.

Kala membayangkan perangkat baru yang lebih mumpuni, resmilah ASUS Zenfone 9 diluncurkan. Bak gayung bersambut, ponsel seperti inilah yang diidamkan para momblogger seperti saya.

ASUS Zenfone 9 ini memiliki layar 5,9 inci. Cukup mungil dibanding ponsel pintar sekelasnya. Keunggulan smartphone ini tidak main-main, yakni: kamera mumpuni, desain ringkas, audio impresif, performa powerful, dan layar tercepat.

Compact size, big possibilities menggambarkan ponsel pintar ini. Dengan body mungilnya, ia mampu menghadirkan berjuta kemungkinan. Termasuk membuat momblogger tetap produktif menulis.

“Artikel ini diikutsertakan dalam ASUS Zenfone 9 Blog Writing Competition di Blog Widyanti Yuliandari

 

Referensi Tulisan: Press Release ASUS Zenfone 9

19 komentar untuk “Compact Size Big Possibilities, Momblogger Tetap Produktif Menulis Bersama ASUS Zenfone 9”

  1. Menulis blog akan lebih bersemangat jika sarana untuk menulisnya mendukung, seperti ketersediaan laptop yang berkualitas dengan fitur yang lengkap. Semoga sukses dan menang lomba blognya

  2. Sama kaya aku mbak. Mengandalkan hp banget. Nunggu anak tidur, bisa² gak nulis² wkwkwk. Asus Zenfone 9 ini menjawab kebutuhan kita banget ya mbak sebagai ibu. Udah paket lengkap banget.

  3. Benar banget Bu,soalnya saya juga sering mengalamu beberapa gangguan di ponsel yang mengakibatkan tidak maksimalnya tulisan maupun gambar dalam blog dan sosial media lainnya. Semoga kedepannya bisa memiliki ponsel ini..

  4. zenfone 9 ini benar-benar cocok banget buat para content creator seperti kita ya Kak Mon, compact soze dalam banyak hal. apalagi tahan baterainya alias awet, tahan air, tahan debu, audionya juga sangat keren

  5. Seruu ya maak jadi blogger banyak ilmu2 baru, banyak teman nah gadget senjata bagi blogger kek saya krn smua saya kerjakan dr hp mulai nulis, foto, bikin video dkk.
    Jadii pengen punya asus zenfone 9…

  6. Asus ini emang nggak ada matinya sama inovasi. 9 tahun lebih pake asus nggak pernah kecewa, apalagi buat mommy-mommy yang aktif dan produktif, Asus Zenfone 9 bisa jadi pilihan. ❤️

  7. Bener mbak ngeblog di hp jadi solusi masa kini, karena bisa dikerjakan dimana saja. Nggak harus nunggu buka laptop hehe.

    Apalagi kalau didukung smartphone yang munpuni segalanya jadi makin sat set ngeblognya

  8. Pingback: Meningkatkan Kualitas Parenting bersama POPAC 2021 - Monica Rasmona

  9. Pingback: Kampanye #KejuAsliCheck: Edukasi dari KRAFT agar Ibu Cermat dalam Memilih Keju - Monica Rasmona

  10. Pingback: KRAFT Crolette: Sajian simple, bernutrisi, dan Menggugah Selera yang Menyelamatkan Ibu dari Mati Gaya Saat Menyiapkan Sahur - Monica Rasmona

  11. Pingback: Review IDN Live di IDN App: Mewujudkan Cita-cita Menjadi Seorang Content Creator Bersama IDN Live Streamer Fund - Monica Rasmona

  12. Pingback: Inner Strength BISKUAT ACADEMY 2022 Membantu Membangun Karakter - Monica Rasmona

  13. Pingback: Penjara Terbesar di Bumi Itu Bernama Palestina - Monica Rasmona

  14. Pingback: Pengalaman Pertama Mendapatkan Socobox by Sociolla - Monica Rasmona

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top